30 Nov 2025

"Barangkali Kau Serdadu Itu"

Menceritakanmu selayaknya hujan, tiada terbilang sederas rintiknya. 
Ada harum basah yang tak tersuarakan, serupa raup rindu tak bercelah. 
Kerap kulayangkan pikir, bahwa jangan-jangan kau adalah serdadu rindu yang diam-diam menikam. 
Hampir separuh malam, kau hadiahkan berbagai bayang menghantui, kerap terusik tidurku, kerap mengganggu ayal bahwa kau ada di sebelahku. 
Mimpikah Aku? 
ya lagi-lagi kerap kumimpikan itu, di bayang tak tergapai.
Kau semu, namun namamu terpatri di alam bawah sadarku. 



 

Tidak ada komentar:

Part 2

Hari ini hari ke 2 setelah perpisahan itu..  Rasanya masih sembab saja mataku, begitu memalukan ya.. Wanita sepertiku nampaknya sangat tak c...